Selasa, 26 Februari 2013

Dapat Nomor 9, PPP Siapkan 9 langkah Pemenangan Pemilu 2014



Jakarta - PPP menyambut baik nomor urut 9 yang didapat dari undian nomor urut parpol di KPU. Partai berlambang Ka'bah itupun langsung menyiapkan 9 strategi pemenangan pemilu.


"Angka 9 adalah awal yang baik karena harapan dan doa yang disampaikan PPP pada rilis tadi pagi diijabah. Bukan bermaksud takhayul, namun angka ini memudahkan sosialisasi partai, karena simple untuk jargon: Jangan lupa, tanggal 9 (April 2014) nanti coblos no 9," kata Sekjen PPP, Romahurmuziy, dalam siaran pers, Senin (14/1/2013).

Romi, demikian dia disapa, mengatakan angka 9 adalah angka historis. Sebab, pada tahun 1999, PPP juga bernomor 9 dan menjadi 3 besar parpol di parlemen. Ketua Komisi IV itu berharap PPP kembali menjadi 3 besar di Pemilu 2014.

"9 Juga sosiologis, karena pendakwah Islam generasi pertama adalah wali songo (9 wali). Sehingga insya Allah ini pertanda kembali besarnya PPP di pileg 2014," ujarnya.
Menyambut nomor urut tersebut, PPP juga langsung menyiapkan strategi untuk pemenangan pemilu. Berikut 9 langkah PPP untuk Pemilu 2014:

1. Mempertahankan perolehan suara pada pemilu 2009 yang mencapai 5,7 juta suara.

2. Mengambil kembali suara yang pernah menjadi milik PPP di daerah basis pada pemilu 1999, di mana suara PPP mencapai 11,2 juta suara.

3. Merebut simpati pemilih pemula yang mencapai 1/4 suara pemilih pada pileg 2014

4. Membuka 30% kuota pencalegan kepada parpol yang tak lolos sebagai peserta pemilu maupun sourcing profesional sesuai kompetensi yang dibutuhkan komisi.

5. Menjadi garda terdepan dalam perjuangan politik keumatan melalui silaturahmi intensif kepada seluruh ormas Islam.

6. Mencetak 1,9 juta atau 3 kader inti di setiap 631 ribu TPS.

7. Meneruskan perjuangan Wali Sembilan dengan memperjuangkan pelegalan nilai-nilai syariat di bumi nusantara melalui peraturan perundangan dan perda dalam bingkai NKRI. Termasuk yang paling dekat digodok adalah RUU Pengendalian Miras.

8. Memenuhi secara konsisten 30% kuota perempuan di pencalegan seluruh tingkatan.

9. Menempatkan caleg yang bersih, kompeten, dan amanah sebagai bekal meraih kepercayaan umat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar