Jumat, 28 Maret 2014

Angel Lelga Bersama Muhammad Yunus

Angel Lelga CALEG DPRRI DAPIL V JATENG NO URUT : 1 & Muhammad Yunus CALEG DPRD KAB. SUKOHARJO DAPIL 3

Selasa, 25 Maret 2014

Angel Lelga Panen Raya di Klaten

Angel Lelga CALEG DPR RI  Daerah Pemilihan V Jawa Tengah dari PPP hari ini Selasa 25 Maret 2014 melakukan Panen Raya di Klaten bersama masyarakat setelah menunggu selama + 3 Bulan lamanya akhirnya panen juga dan trobosan yang dilakukan angel lelga untuk dapat menarik simpati dari masyarakat selama ini memang sangat efektif karena dalam berkampanye meraih dukungan Angel Lelga selalu menggunakan langkah langkah kongkrit yang langsung dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat disamping itu Angel Lelga bukan memberi ikan pada masyarakat melainkan memberikan kail pada masyarakat sehingga secara tidak langsung Angel Lelga sudah ikut memberikan pembelajaran pada masyarakat bahwa untuk mendapatkan sesuatu (meraih mimpi ) harus dengan kerja keras

Senin, 24 Maret 2014

Angel lelga CALEG DPR RI NO. 1 dan Ibunda Muhammad Yunus CALEG DPRD DAPIL 3 KAB. SUKOHARJO NO. 2 Foto bersama dlm rangka Blusukan di Sraten - Gatak - Sukoharjo

Selasa, 07 Januari 2014

Kenapa Kita Pilih PPP ?


Tentu kita pasti akan menjatuhkan pada satu pilihan partai politik dalam kehidupan kita. Pasti. Kalau boleh saya klasifikasi, sebenarnya partai politik di Indonesia hanya ada 2, yaitu: 1. Partai Nasionalis Non Religius 2. Partai Nasionalis Religius Meskipun banyak pengurus partai yang sama-sama non religius, itu wajar karena memang sudah salah kaprah sejak awal. Namun, substansi partainya tetap tergolong dua macam tersebut, sesuai dengan AD/ART ataupun latar belakang pendukung dan tokohnya. Partai Nasionalis Religius, terbagi menjadi dua, yaitu: 1. Partai yang substansi AD/ART-nya jelas mencantumkan asas Islam. 2. Partai yang substansi AD/ART-nya tidak mencantumkan asas Islam. Dua kategori partai nasional religius tersebut, pengurus dan pendukungnya sama-sama berpotensi melakukan pelanggaran hukum, karena memang bukan malaikat. Itu disebut oknum. Jangankan penjahat, santri dan kyai-pun juga berpotensi melakukan dosa. Sama. Untuk partai politik yang jelas-jelas mencantumkan asas Islam, saat ini adalah PPP dan PBB. PPP banyak didukung oleh kyai-kyai NU ndeso yang secara garis nasab mempunyai hubungan sanad keilmuan ke tokoh-tokoh islam terakreditasi (sanad ngaji ke para Ulama' Mu'tabaroh). Sedangkan kyai desa yang terhipnotis oleh dinamikan hentakan gebrakan reformasi, banyak yang hijroh ke partai lain. Sedangkan PBB banyak didukung oleh kalangan pecahan masyumi. Dua jenis partai nasional religius yang mencantumkan asas Islam, PPP dan PBB ini, secara organisatoris memang bercita-cita mewarnai hukum dan peraturan perundang-undangan di Indonesia agar tidak terlalu bertentangan dengan norma dan syariat Islam Ahlussunnah Waljamaah. Jadi bukan bermaksud mengubah Indonesia menjadi Negara Islam, melainkan hanya "jaga gawang" agar hukum dan aturan tidak terlalu bertentangan dengan syari'at Islam. Sederhana, yaitu agar tidak terlalu. Bukan 100%, bukan semuanya. Sedangkan untuk partai nasional religius yang tidak mencantumkan asas Islam, antara lain PAN, PKB, dan PKS sekarang. Untuk PAN dan PKS didukung oleh mayoritas tokoh religius, namun tidak berpredikat kyai. Sedangkan PKB, didukung oleh banyak kyai yang secara besar-besaran pada awal reformasi hijrah ke partai ini, karena partai ini dimotori oleh Gus Dur dan simpatisannya, sehingga ada klaim partai PKB dilahirkan oleh NU secara organisatoris. (Sebenarnya menurut saya, PKB dilahirkan oleh tokoh NU secara kelompok, bukan dilahirkan oleh NU secara organisatoris). Fakta dan realita yang berkembang, seakan-akan telah terjadi perang perebutan massa antara PPP dan PKB, atau setidaknya semacam perebutan alat dalam berdakwah melalui partai politik. Oknum tokoh PKB sering mengklaim bahwa PKB anak emas NU, sedangkan sebagian oknum pendukung PPP merasa terusik karena secara organisatoris, belum pernah NU berpamitan meninggalkan PPP. Intern NU memutuskan khitthoh 1926, namun dikhianati oleh oknum tokoh yang mengklaim bahwa NU punya anak yaitu PKB, dan juga meskipun khitthoh 1926 akan tetapi belum berpamitan meninggalkan PPP. Bukan antara NU, PKB, PPP yang ingin saya persoalakan, namun kejelasan sikap PPP secara kelembagaan (secara organisatoris) yang jelas-jelas menggunakan nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah dalam mengupayakan dakwah di nusantara ini yang perlu didukung habis-habisan. PPP mustahil mendapat peringkat pertama dalam pemilu, dan itu bukan tujuan PPP. Namun PPP hanya ingin agar segala produk hukum dan perundang-undangan di Indonesia tidak terlalu menyimpang dari nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah. Jadi sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk meninggalkan dan/atau membenci PPP, bila mengetahui tujuan mulia ini. Adapun apabila ditemukan oknum DPR FPPP, caleg PPP, pendukung PPP, simpatisan PPP, dan tokoh PPP yang berbuat salah dan memalukan, itu adalah ulah oknumnya, dan bukan PPP secara organisatoris atau kelembagaan. Dan itupun juga bukan penghalang untuk kita tetap berjuang ikut berdakwah dan ber-Islam melalui dukungan kepada PPP. Kesimpulannya, di antar semua partai, adalah nasionalis termasuk PPP. Di antara semua partai nasionalis, ada yang islamis yaitu PPP, PBB, PKB, PAN, PPP, PKS. Di antara 6 partai islam ini, hanya PPP dan PBB yang konsis memperjuangkan "jaga gawang" agar produk hukum dan perundang-undangan tidak terlalu jauh dari nilai Islam. Dan antara PPP dan PBB ini, hanya PPP yang didukung oleh ribuan kyai kecil atau kyai ndeso yang mempunyai sanad ngaji ke ulama' mu'tabaroh dan tak terhipnotis (tidak ikut-ikutan) oleh gonjang ganjing hentakan reformasi waktu itu. PPP-lah yang konsis dalam perjuangan Islam yang nasionalis. Penjahat dan pencuri pun tak ingin anaknya jadi penjahat dan pencuri. Orang yang tidak khusyuk pun ingin bila anaknya menjadi khusyuk dan pinter ngaji. Kita sering melanggar hukum Islam, sebenarnya juga merasa bahagia bila anak kita rajin dalam taat kepada agama, menjauhi larangan menjalankan perintah. Kita yang bukan ahli agama islam, tentu juga bahagia bila Islam berkembang di nusantara. Betapa indahnya. Saya tidak mengatakan di bawah ini: "Memilih selain PPP secara tidak langsung berarti mengurangi suara PPP. Mengurangi suara PPP berarti mengurangi kekuatan politik dalam jaga gawang melestarikan nilai islam. Mengurangi kekuatan politik jaga gawang secara tidak langsung berarti sama dengan membantu pihak lain dalam menjauhkan anak kita dari nilai Islam. Membantu pihak dalam menjauhkan anak kita dari nilai Islam, secara tidak langsung berarti kita mencetak generasi bangsa yang non islamis. Mencetak generasi non islamis adalah tindakan tidak baik, dan itu haram. Berarti, tidak memilih PPP adalah haram. Berarti, memilih PPP adalah wajib." Jakarta, 11 Oktober 2013 Toerbo Prakoso

Jumat, 15 November 2013

DAFTAR CALEG DPRRI



Daftar caleg DPR RI Dapil jateng V.

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN


1. Angel Lelga Anggreani
2. Makmus Halim Thomari
3. Suryanto
4. Deasy Aryani Larasati
5. Muhammad Agus Choliq
6. Titik Widayati
7. Suryo Broto
8. Slamet Badrudin

Minggu, 17 Maret 2013

5 KOMITMEN CALEG

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izinkan kami Jajaran Pengurus PAC PPP GATAK untuk memberikan informasi Tentang 5 KOMITMENT CALON ANGGOTA LEGESLATIF yang kami usung di PEMILU 2014 NANTI

Adapun Komitmen Kandidat kami adalah sbb :

1. Akan selalu turun kebawah guna mendengarkan apa yang dikeluhkan masyarakat sehingga nantinya bisa mencetuskan keputusan2 yg berpihak pada masyarakat
2. Akan memperjuangkan pengalokasian dana APBD untuk meningkatkan kemakmuran Masjid, usaha kecil dan petani sehingga akan terwujud masyarakat yang mandiri
3. Akan membentuk team khusus yang dibiyayai dari uang pribadi yang nantinya akan menyebar ke seluruh wilayah untuk memudahkan penyerapan aspirasi masyarakat dan melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap dana yang turun ke masyarakat agar dana tersebut benar2 dapat dirasakan manfaatnya utk masyarakat
4. Di Komisi manapun ditempatkan akan bertindak aspiratif dan SiaPPP berjuang semaksimal mungkin untuk memperjuangkan apa yang menjadi kehendak masyarakat
5. kami akan membuat jaringan keterbukaan informasi yang selalu terupdate agar masyarakat dapat mengatahui dana2 yang terkucur di setiap wilayah sehingga secara otomatis masyarakat dapat melakukan monitoring dan kontrol terhadap pemerintah

Demikian komitmen kandidat CALEG yang kami usung dan kami sadar CALEG yang kami usung juga sebagai manusia biasa tentunya tak bisa lepas dari salah dan khilaf maka dari itu kami jajaran pengurus PAC PPP Gatak Kab. Sukoharjo membuka pintu Kritik dan masukan dari masyarakat apabila kandidat yang kami Usung di pemilu 2014 nanti diperkenankan Allah SWT untuk memegang Amanah dari Rakyat ternyata melakukan penyimpangan dalam menjalankan Tugasnya kami akan dengan senang hati menerima kritik serta masukan dari masyarakat selanjutnya kami akan menindaklanjuti kritik dan saran tersebut.
Wasalamualaikum Warahmatullahiwabarokatuh

Kamis, 14 Maret 2013

PILGUB JATENG

Pasangan HADI PRABOWO - DON MURDONO 
( HADI-DON) dalam PILKADA JATENG di usung oleh 6 Partai Islam dan Nasionalis yaitu Gerindra-PKB-PKNU-PKS-Hanura dan PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Sementara Pasangan Incumben BIBIT WALUYO masih PD akan menang di pemilihan PILGUB JATENG yang akan digelar 26 Mei 2014 nanti saat ditemui media pada acara pelantikan DPD PERTI di DIAMOND RESTAURANT SOLO ( minggu 10/3)

Sabtu, 09 Maret 2013

SEKILAS INFO

DPC PPP SUKOHARJO 
CEPAT - TANGGAP - SIGAP  
MENYONGSONG PEMILU 2014

Dengan adanya keputusan KPU yang dirilis tanggal 9 Maret 2013 DPC PPP SUKOHARJO
Dengan sigap langsung menanggapinya dengan bertindak cepat untuk menggelar rapat dadakan dengan semua Jajaran Kepengurusan PAC PPP Se Kabupaten Sukoharjo hari itu juga untuk merubah Sususnan Bakal Calon Legeslatif.............
Adapun hasil dari pertemuan tersebut mencapai kesepakatan dan hampir tidak ada masalah yang berarti disamping itu juga dengan gerakan Cepat & Tanggap yang dilakukan KETUA DPC SUKOHARJO Kuota untuk BACALEG Perempuan Terpenuhi.